Pengenalan singkat tentang inverter fotovoltaik
Secara umum, proses pengubahan energi listrik AC menjadi energi listrik DC disebut rektifikasi, rangkaian yang melakukan fungsi rektifikasi disebut rangkaian rektifikasi, dan perangkat yang melakukan proses rektifikasi disebut peralatan rektifikasi atau penyearah. Dengan demikian, proses pengubahan energi listrik DC menjadi energi listrik AC disebut inverter, rangkaian yang melakukan fungsi inverter disebut rangkaian inverter, dan perangkat yang melakukan proses inverter disebut peralatan inverter atau inverter. Inverter, juga dikenal sebagai pengatur daya, dapat dibagi menjadi catu daya independen dan koneksi jaringan sesuai dengan penggunaan inverter dalam sistem pembangkit listrik fotovoltaik. Berdasarkan mode modulasi bentuk gelombang, inverter dapat dibagi menjadi inverter gelombang persegi, inverter gelombang bertahap, inverter gelombang sinus, dan inverter tiga fasa gabungan. Inverter yang digunakan dalam sistem terhubung jaringan dapat dibagi menjadi inverter tipe transformator dan inverter bebas transformator berdasarkan ada tidaknya transformator. Ada banyak jenis inverter, sehingga pemilihan model dan kapasitasnya perlu diperhatikan secara khusus. Terutama dalam sistem pembangkit listrik tenaga surya, efisiensi inverter fotovoltaik merupakan faktor penting untuk menentukan kapasitas sel surya dan baterai.